AKTUALISASI PKS TN. MerBeti dan UNEJ
Diunggah oleh : Raditya Arief pada tanggal 22 Jul 2019 08:14:48

Minggu, 21 Juli 2019 Kepala Balai TN. MerBeti bersama dengan Wakil Rektor 2 Universitas Negeri Jember melakukan kunjungan lapang ke Desa Wonoasri. Kunjungan dimulai ke tempat Kepala Desa Wonoasri sekaligus "kulo nuwun" kepada pemangku masyarakat Desa Wonoasri. Kepala Desa Wonoasri menyambut baik program-program TN MerBeti khususnya dalam rangka kerjasama antara TN MerBeti dengan UNEJ yang sedang berjalan. Diharapkan program yang dilakukan dapat terus berkesinambungan kedepannya untuk masyarakat Desa Wonoasri. Selain itu, Kepala Desa Wonosari juga turut mendukung untuk terlaksananya pengelolaan wisata di pantai nanggelan. 
Kunjungan selanjutnya dilakukan kepada masyarakat pengelola hutan lorong di Dusun Curah lele Desa Wonoasri. Dalam kesempatan ini Kepala Balai TN. MerBeti juga menyampaikan agar masyarakat turut serta menjaga kawasan hutan MerBeti karena adanya kerusakan hutan dapat berakibat bencana. Salah satu imbas kerusakan hutan yang dirasakan oleh masyarakat Wonoasri yaitu bencana banjir ketika menghadapi musim hujan. 
Sementara itu, Wakil Rektor 2 UNEJ menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap menjaga tanaman cabe jawa yang ada di hutan lorong. Sebagai salah satu bentuk apresiasi bagi masyarakat yang telah terlibat baik dalam mengelola hutan lorong juga diberikan bibit buah kelengkeng.
Selanjutnya Kepala Balai TN. MerBeti, Wakil Rektor 2 UNEJ dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju kawasan rehabilitasi di blok Donglo, Resort Wonoasri. 
Kepala Balai TN. MerBeti  menyampaikan kepada Pak Legiman selaku ketua kelompok tani donglo 1 untuk turut serta menjaga tanaman pokok yang ada di dalam kawasan. Selain itu, Kepala Balai TN. MerBeti juga menyarankan untuk dilakukan penanaman jenis kepuh (Sterculia foetida) di zona rehabilitasi selain jenis MPTS yang ada saat ini. Kunjungan diakhiri dengan kembali menuju Desa Wonoasri untuk melihat green house. Kepala Balai MerBeti pun mengusulkan agar ke depannya juga dapat dikembangkan beberapa jenis anggrek untuk meningkatkan nilai tambah dari green house yang ada saat ini.