Kepala Balai TN Meru Betiri Hadiri langsung penandatanganan kemitraan Konservasi di Resort Wonoasri, SPTN WIilayah II Ambulu
Diperbarui pada 02 Dec 2024 Oleh Admin Website
Wonoasri 28 November 2024. Kepala Balai TN Meru Betiri Bapak Nuryadi, hadir secara langsung pada acara penandatanganan calon mitra konservasi pemulihan ekosistem di TN Meru Betiri yang berlangsung di dusun kraton, desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Jember. Acara yang berlangsung di rumah Pak Asmat salah satu warga desa penyangga TN Meru Betiri ini dihadiri oleh anggota kelompok petani rehabilitasi Donglo 2 sejumlah 27 orang.
Pada kegiatan yang dihadiri oleh segenap Petugas resort Wonoasri, dan SPTN Wilayah II Ambulu tersebut dijelaskan hak dan kewajiban dari masing-masin petani rehabilitasi sebagai mitra dari TN meru Betiri dalam mengelola zona rehabilitasi di kawasan TN Meru Betiri untuk memulihkan kembali ekosistem yang telah rusak, diantaranya adalah larangan menebang pohon dan membakar lahan serta hak petani rehabilitasi Donglo 2 terhadap hasil panen berupa buah dan hasi hutan non kayu. Luasan lahan yang dikelola oleh kelompok Donglo 2 dalam kegiatan ini adalah seluas 28,8 Ha dan terbagi kedalam 42 petak lahan yang berada di Blok Donglo Resort Wonoasri SPTN Wilayah II Ambulu.
Di awal pembukaan Kepala Resor Wonoasri M Andik Boediono menyampaikan bahwa selama ini zona rehabilitasi yang dikerjakan telah menghasilkan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi bagi petani rehabilitasi di kelompok Donglo 2 mulai dari untuk pembelian ternak, biaya sekolah anak, pembelian kendaraan roda 2 dan 4, dengan adanya kesepakatan sudah saatnya Petani rehabilitasi Kelompok Donglo 2 dapat kembali memulihkan ekosistem TN Meru Betiri dengan mentaati hak dan kewajibannya. Bapak Kepala Balai saat memberikan sambutan juga menambahkan agar semua pihak konsisten dengan kesepakatan ini sehingga tujuan dari hutan lestari dan masyarakat sejahtera dapat terwujud.
Ketua kelompok Donglo 2, Bapak Misni mengatakan sangat antusias dan merasa senang dengan telah terlaksananya acara ini, sebab dengan adanya kesepakatan ini Petani Kelompok Donglo 2 telah merasa tenang dan mendapatkan kepastian terkait lahan yang selama ini mereka kelola semoga di masa depan semakin memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.